Minggu, 21 Juni 2015

Filled Under:

12 Tips Menjadi Admin Program di Grup Facebook [Bagian Dua]

Share

Dalam artikel sebelumnya saya sudah sharing 6 dari 12 tips menjadi admin program di Facebook. Buat yang belum baca tips sebelumnya, silakan artikelnya di sini ya ^_^

Kita lanjutkan ke tips berikutnya:

7.  Memakai bahasa yang mudah dicerna.

Dalam memaparkan materi program, pakailah bahasa yang mudah dicerna. Agar peserta diskusi enggak merasa bodoh dan takut berpendapat. Karena ada juga karakter orang yang takut salah tetapi malu bertanya. Apabila memang harus memakai istilah-istilah yang enggak umum atau justru materinya memang tentang hal yang jarang diangkat, beri penjelasan sesederhana mungkin sehingga peserta diskusi mengerti. Dengan begitu justru peserta diskusi merasa mendapat banyak pengetahuan baru. Misalnya program penulisan skenario, pasti banyak istilah yang dipakai. Maka dalam dokumen sertakan penjelasan singkat dan jelas arti istilah itu. Contohnya:
CUT: perubahan secara langsung dari adegan satu ke adegan lain tanpa adanya transisi atau perintah untuk mengakhiri adegan.

 8. Berceritalah lebih dulu.

Ketika peserta program sulit mengeluarkan pendapat mereka, berceritalah lebih dulu. Misalnya ketika programmu membahas kesulitan menulis cerpen. Kamu sebagai koordinator bercerita lebih dulu tentang kesulitanmu saat menulis cerpen. Katakanlah dengan jujur. Contohnya kamu menceritakan bahwa ketika menulis cerpen, kamu sering kesulitan menentukan ending-nya. Di sini kita mempraktikkan rumus kepercayaan. Besarnya kepercayaan yang kamu dapat berbanding lurus dengan kepercayaan yang kamu beri. Seperti hubungan sahabat baik. Saat kamu mau membagi rahasiamu dengannya yang artinya kamu mempercayainya, maka sahabatmu pun akan membalas kepercayaan itu sama besar.

9.  Admin boleh salah.

Menyambung dengan tips sebelumnya dimana koordinator menceritakan kesulitannya lebih dulu, di poin ini kita bahkan sebagai admin boleh salah. Misalnya dalam program curhat, kita bisa mengatakan kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat di masa lalu. Meskipun kita menjadi konsultan bukan berarti kita selalu benar, justru mengakui pernah salah--misalnya--membuat kita menjadi manusiawi dan dekat dengan peserta diskusi.

Kemudian salah di sini pun berarti, meskipun kita sebagai admin program atau koordinator program yang memaparkan materi, bukan berarti materi yang kita berikan enggak ada yang salah. Karena bisa saja kita kurang update atau ada hal yang kurang kita kuasai dalam materi tersebut. Ketika ada peserta yang mengoreksi, akui saja kalau kita memang ternyata salah, jangan defense. Itu enggak akan membuat kita terlihat bodoh kok :D Justru kita mendapat ilmu baru. Menjadi koordinator berarti kita mau menerima masukan peserta diskusi

10. Berbagi peran

Apabila program dipegang oleh beberapa admin, berbagi peranlah. Misalnya dalam program curhat, kita bisa membagi-bagi karakter konsultan. Ada yang selalu menyejukan, ada yang galau, dan lainnya. Hal itu bisa membuat programmu hidup. Kalau hanya satu warna, biasanya menjadi monoton. Dan peserta program hanya mendapat satu warna pertimbangan. Jika berbeda-beda, peserta akan mendapat pertimbangan dari bermacam-macam sudut pandang.

11. Baurkan anggota.

Saat diskusi berlangsung, jangan jadikan dirimu sebagai pusat. Sebisa mungkin, baurkanlah anggota-anggota diskusi. Maksudnya, ketika ada pendapat yang sama, kamu bisa memberi respon pada dua orang yang memiliki pendapat sama itu dengan me-mention keduanya sekaligus. Atau kalau ada yang memiliki pendapat berbeda, kamu bisa memberikan sudut pandang beda itu pada yang lainnya. Buatlah para peserta diskusi saling merespon. Selain itu membaurkan anggota berarti juga mengenalkan satu dengan yang lainnya. Hal itu membuat para peserta program akrab dan betah mengikuti program. Mereka akan mengikuti programmu lagi dan lagi.

Pernah dalam program curhat yang saya asuh, beberapa peserta yang saya sambung-sambungkan menjadi akrab dan dekat. Seusai program mereka malahan menjadi sahabat dekat.

12.  Double hit.

Jika memungkinkan, saat kamu melempar bahasan program, bahasan itu bisa kamu lempar juga di tempat lain. Misalnya tempat lainnya itu di twitter. Kamu akan mendapat dua respon. Respon anggota di programmu dan respon di media lain. Respon itu bisa menjadi masukan yang sangat berarti. Respon di satu tempat bisa kamu angkat di tempat lain sehingga diskusi semakin berwana. Karena sangat mungkin sekali respon di twitter berbeda dengan diskusi di programmu. Input-input itu akan menyemarakan diskusi programmu. Dengan begitu ulasan menjadi semakin kaya dan peserta programmu akan mendapat manfaat lebih banyak. Yah, minimal-minimal kamu punya bahan buat ngetwit *Plaaak!

Itu dia 12 tips yang semoga bisa membantumu mengasuh program grup. Selama perjalanan mengasuh program, kamu pasti akan menemukan polamu sendiri yang khas dan sesuai diterapkan dalam programmu. Tetapi semoga tips tadi bisa membantumu ^_^

Saat kamu merasa jenuh ketika mengasuh program, ingatlah tujuan awalmu. Apakah itu ingin berbagi ilmu, atau mungkin kamu ingin menyemangati teman-teman lain untuk berkarya, ataupun mendapatkan teman-teman yang memiliki passion yang sama. Apa pun itu, jadikanlah pegangan.

Selamat menjadi koordinator yang semangat ya. Lalu... bersenang-senanglah lewat berbagi.

2 komentar: