Jumat, 29 Juli 2016

Filled Under:

Tips Aman Menggunakan Mesin Jahit

Share
Tips Aman Menggunakan Mesin Jahit
Bermacam mesin jahit digital (sumber gambar flanevolia dot com)


Sedari kecil saya selalu takjub tiap melihat Mama menjahitkan sendiri pakaian untuk saya dan Evi. Saya pun belajar menggunakannya untuk eksperimen membuat baju boneka. Tapi satu hari, tangan Evi tertusuk jarumnya. Sejak itu saya dan Evi lebih berhati-hati memakainya. Memang sekarang pemakaian mesin jahit digital lebih praktis dan kejadian tertusuk tidak lagi terjadi, namun ternyata banyak pengguna mesin jahit yang masih belum dapat menggunakan mesin jahit dengan hati-hati dan maksimal. Bisa jadi hal itu disebabkan karena mereka malas membaca buku petunjuk atau petugas di tempat jual mesin jahit dulu lupa memberikan arahan yang benar. Kalau kamu baru membeli mesin jahit dan ingin segera menggunakannya, beberapa hal di bawah ini wajib diperhatikan agar tetap aman dan nyaman saat menggunakan mesin jahit:

1.       Gunakan UPS/Stabilizer dan Alas Kaki
Sebaiknya, gunakan UPS atau stabilizer yang tepat untuk mesin jahit digitalmu. Selain itu, gunakan juga alas kaki ketika kamu menjahit menggunakan mesin jahit digital yang bagian body-nya terbuat dari logam atau besi, karena logam atau besi merupakan penghantar arus listrik yang baik.

2.       Lihat Besaran Listrik
Perhatikan besaran listrik mesin pada saat akan membelinya di tempat jual mesin jahit. Mesin jahit digital menggunakan listrik 220 VAC 50 HZ. Kalau kamu salah dalam penggunaan besaran listriknya, hal ini bisa mengakibatkan kecelakaan yang fatal.

3.       Gunakan Mesin Jahit dengan Benar
Jangan menarik atau mendorong kain pada saat menjahit karena bisa menyebabkan jarum patah. Sebaiknya kain hanya diarahkan, bukan ditarik atau didorong. Selain itu, pastikan tombol power dalam keadaan off saat kamu memasukkan benang dalam lubang jarum, mengganti jarum, mengganti sepatu, dan beberapa pekerjaan lainnya yang dilakukan di sekitar jarum.

4.       Setelah Digunakan, Cek Kondisi Mesin Jahit
Ketika selesai menggunakan mesin jahit, pastikan tombol power dalam keadaan off. Pastikan juga supaya steker-nya juga terlepas dari jala-jala listrik. Jangan lupa untuk menutup mesin dengan hard cover kemudian putar handwheel-nya sehingga jarum kembali masuk ke dalam needle plate. Jangan menggunakan mesin jahit kalau kamu mendapatkan steker atau kabelnya dalam keadaan terkelupas.

Jangan biarkan rambutmu terurai panjang saat menjahit menggunakan mesin jahit. Selalu ikat dan rapikan rambut supaya tidak ikut tertarik masuk dalam mesin ketika sedang menjahit.
Ingat, selalu lepaskan steker atau colokan listrik mesin jahit waktu membersihkan, merawat, dan memperbaiki mesin jahit digitalmu

Meski tidak dijelaskan secara langsung di tempat jual mesin jahit, ada baiknya kamu memperhatikan juga segi kenyamanan untuk diri sendiri seperti berikut :
1.   Atur ketinggian meja mesin jahit dan tempat dudukmu agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Ketinggian mesin jahit yang terjangkau akan membuatmu nyaman meskipun harus bekerja sepanjang hari.  
2. Gunakan tempat duduk yang memiliki sandaran. 
     Hindari menjahit dalam waktu terlalu lama, selingi dengan beberapa waktu istirahat. Misalnya setelah menjahit 2 jam, lalu beristirahat 30 menit, dan sebagainya. 
     3. Atur pencahayaan ruangan menjahitmu. Pencahayaan yang baik akan membuat matamu lebih nyaman.

Itu dia beberapa tips aman menggunakan mesin jahit. Semoga bermanfaat. Selamat menjahit dengan gembira.

2 komentar:

  1. Aku nggak bisa jahit, mba. Padahal ingin skali bisa jago jahit. Sampe beli juga tuh mesin jahit yang digital. Tapi diajarin sama om dan suami :p

    BalasHapus
  2. yang nomor 2 perlu penting banget tuh, kalau ga malah terjadi hal yang tidak diinginkan..
    terima kasih ya mbak eva sudah memberikan tips yang sangat bermanfaat ini :)

    BalasHapus