Selasa, 31 Oktober 2017

Filled Under: , ,

Aturan Bagasi pada Penerbangan Untuk Umrah

Share
Aturan Bagasi pada Penerbangan untuk Umrah (sumber gambar freepik.com)



Penerbangan pesawat memiliki aturan yang ketat yang harus dipatuhi bersama demi terciptanya keamanan dan kenyamanan selama penerbangan. Salah satu aturan terkait penerbangan yang dibuat pihak maskapai adalah terkait dengan bagasi. Terdapat aturan yang berisi batas maksimum bagasi dan benda-benda apa saja yang dilarang dibawa dalam bagasi. Aturan tersebut tidak hanya berlaku untuk penerbangan umum, melainkan juga untuk penerbangan khusus seperti penerbangan yang melayani perjalanan umrah.
Berikut ini adalah beberapa aturan bagasi pada penerbangan untuk umrah:
Saat pergi umrah, salah satu barang bawaan yang pasti dibawa oleh jamaah umrah adalah air zam-zam. Air zam-zam yang disunnahkan untuk dikonsumsi tersebut banyak diburu oleh jamaah umrah asal Indonesia untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Akan tetapi, sebenarnya terdapat kebijakan yang sangat ketat terkait dengan aturan membawa barang berupa cairan dalam penerbangan. Hampir setiap bandara di dunia menerapkan aturan yang sangat ketat terkait dengan cairan yang boleh dibawa ke dalam pesawat. Lalu bagaimana jika melakukan penerbangan untuk umrah?
Apabila melakukan penerbangan reguler dalam wilayah Indonesia, penumpang boleh membawa cairah dengan volume lebih dari 100 ml ke dalam kabin seperti membawa minuman. Namun berbeda halnya ketika melakukan penerbangan internasional, maka saat melewati security check maka akan diperiksa secara ketat. Apabila kedapatan membawa cairan dengan volume lebih dari 100 ml, maka cairan tersebut akan disita dan tidak diizinkan untuk dibawa ke dalam pesawat.
Namun kebijakan membawa cairan maksimal 100 ml tersebut biasanya tidak berlaku untuk calon penumpang jamaah haji atau umrah. Pada jamaah haji, di Bandara King Abdul Aziz biasanya seluruh calon penumpang memperoleh jatah air zam-zam sebanyak 5 liter yang dibagikan secara gratis. Namun kebanyakan para jamaah ingin membawa tambahan air zam-zam. Lalu bagaimana caranya agar bisa membawa air zam-zam dalam bagasi penerbangan umrah tanpa menyalahi aturan serta tidak membahayakan penerbangan?
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Pertama, bedakan barang yang akan diletakkan di bagasi tercatat serta bagasi kabin. Untuk koper jamaah umrah dimasukkan ke dalam bagasi tercatat, sedangkan untuk tas tenteng serta tas paspor masuk ke kabin.
Kedua, dalam sebuah penerbangan, tidak boleh membawa cairan dengan volume lebih dari 100 ml ke dalam koper. Oleh sebab itu sebaiknya tidak membawa zam-zam tambahan di dalam koper meski sudah ditutup,  apabila masih nekat memasukkan cairan lebih dari 100 ml, hal tersebut termasuk pelanggaran.
Lalu bagaimana jika ingin membawa air zam-zam? Maka sebaiknya bawa air zam-zam sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh maskapai penerbangan, karena hal ini ditetapkan juga untuk menjaga keselamatan penumpang serta penerbangan.  Aturan seperti ini memang bisa jadi berbeda dengan mayoritas bandara yang ada di Arab Saudi, yang masih memperbolehkan penumpang untuk membawa cairan minuman masuk ke dalam kabin, seperti bandara King Abdul Aziz Jeddah, atau Bandara Prince Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.
Namun, sebagai jamaah umrah Indonesia, maka harus tetap mematuhi aturan yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, jamaah umroh hendaknya bersikap bijak dengan jangan membawa air zam-zam terlalu banyak.  Sedangkan untuk aturan bagasi berupa koper, sesuai dengan ketentuan masing-masing maskapai yang digunakan, oleh sebab itu jamaah umrah harus menyiasati jika memang ingin membawa oleh-oleh untuk dibagikan ke sanak saudara, kerabat, dan sahabat. Agar tidak membawa barang bawaan melebihi kapasitas dan berat yang sudah ditentukan oleh pihak maskapai penerbangan. 
Itulah beberapa aturan bagasi pada penerbangan untuk umrah agar penerbangan umrah Anda menjadi selamat, aman, dan nyaman.

13 komentar:

  1. Wah nambah wawasan nih. Menarik kayaknya kalau jadi tulisan serba serbi umrah/ haji yah😄

    BalasHapus
  2. aku inget teman sekamarku , menyembunyikan air zam2 di dalam kppernya banayk ditutupi denagn handuk dan pakaian. pdhl kita sdh dapat jatah air zam2 dr trevel bironya

    BalasHapus
  3. Air zam zam ini oleh2 wajib, tapi bawanya ribet heuheuheu

    BalasHapus
  4. Jadi ingin umroh. :)
    semoga suatu hari nanti punya kesempatan dan rejeki dari Allah swt. AMIN

    BalasHapus
  5. Semoga saya secepatnya dipanggil untuk umroh, aamiin

    BalasHapus
  6. Dulu orang tua saya ngirim pake paket. Jd oleh2nya (termasuk air zam2) sampai duluan ke indonesia.

    BalasHapus
  7. Jadi pengen Umroh deh, tfs Teh:)

    BalasHapus
  8. Penting banget nih bagi yang berencana umrah

    BalasHapus
  9. Pulangnya biasanya bawaan jadi dobel beratnya. Soalnya katanya di sana banyak banget yang bisa dibeli, huhuhuuu

    BalasHapus
  10. Eh malah sekarang buat yang gamau ribet, air zam2 udah bisa dibeli juga di tempat oleh-oleh haji di Kota sendiri. Mayan ga menuh-menuhin bagasi
    jadinya teh 😂

    BalasHapus
  11. Jemaah Indonesia kalau beli oleh2 Umroh gak cukup 1 koper sih ya... Segala macem dibeli 😂

    BalasHapus
  12. Makasi teh Eva info nya ini bantu banget. Kalau oleh - oleh sengaja beli di sana pasti bakal banyak ya bawaannya

    BalasHapus
  13. Daripada ngabisin kuota bagasi buat air zamzam mendingan beli di tanah air aja deh ya hihi. Nah kuota bagasinya mendingan buat oleh-oleh haji lainnya.

    BalasHapus