Heatlh,

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan

10.21 eva sri rahayu 8 Comments

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan


Saat kelas 2 SMA—yang rasanya sudah terlewati berabad-abad lampau—pelajaran olahraga merupakan salah satu pelajaran yang saya tunggu. Bukan karena saya jago dalam bidang olahraga, bisa dibilang saya malah lemah di mata pelajaran itu dari sejak kecil. Tapi saat itulah saya baru tergugah bahwa ternyata berolahraga itu menyenangkan. Pengaruh guru olahraga saya waktu itu memang dahsyat. Padahal kami para siswanya diberi latihan fisik yang lumayan berat, tapi tidak menjadi beban karena justru metodenya membuat kami seolah sedang bersenang-senang. Pada moment itulah saya mendaftar di ekskul-ekskul olahraga untuk menghadapi hal yang di mata saya menyeramkan. Kemudian tahun 2016 lalu nasib membawa saya juga terjun pada event olahraga nasional sebagai volunteer. Dalam event itu saya melihat langsung betapa olahraga menjadi pemersatu keberagaman meskipun para atlet berkompetisi mewakili daerahnya masing-masing. Itu juga yang saya lihat pada sepak bola. Meski diwarnai persaingan, sportivitas yang diusung dunia sepak bola tanah air  sesungguhnya berujung pada semangat persatuan sebagai satu Indonesia. Mungkin hal itu pulalah yang ditangkap oleh KukuBima Ener-G! sehingga memutuskan untuk menjadi salah satu sponsor Kompetisi Liga 1 dengan tema ‘Satu Indonesia Ragam’.

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Para pemain bola bermain golf

Ceritanya Senin tanggal 19 Februari 2018 kemarin, saya bersama teman-teman menghadiri acara KukuBima Ener-G! yang digelar untuk mensosialisasikan dukungannya pada dunia sepak bola Indonesia yaitu dengan menjadi sponsor lima klub sepak bola Indonesia selama musim Kompetisi Liga 1 yaitu, Sriwijaya FC, PSM Makassar, Bali United, PSIS Semarang, dan Persija. Siang itu tepat sesampainya kami ke tempat acara yaitu Pondok Indah Golf Course, Jakarta mulai diguyur hujan sehingga cuaca terasa adem. Apalagi ketika masuk ke dalam, pemandangan para pemain sepak bola dari lima klub yang tampak seru bermain golf membuat hati ini juga ikut adem. Di luar lapangan rumput, mereka terlihat akrab, jauh dari tensi permusuhan meski membela klub berbeda.

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Bersama Miftahul Hamdi dari Klub Bali United

Sambil menunggu acara dimulai, saya dan teman-teman mengisinya dengan menyapa para pemain. Bahkan kami sempat mengajak Marko Simic dan Miftahul Hamdi berswafoto. Ternyata Simic membawa serta piala gelar top skor dan pemain terbaik yang disabetnya pada Piala Presiden lalu. Kedua piala itu ditempatkan di meja yang terdapat di depan panggung. Sebenarnya ada rasa ingin berfoto dengan trofinya juga, tapi... takut pialanya jatuh terus kenapa-kenapa. Jadi ya sudah, diurungkan saja niatnya.

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Piala Top Skor dan Pemain Terbaik

Tanpa terasa, tahu-tahu acara bertajuk “Ayo Selamatkan Citarum” itu sudah dimulai. Acara dibuka dengan sambutan Pak Irwan Hidayat yang merupakan Direktur PT. Sido Muncul. Beliau menyampaikan tujuan dari dukungan KukuBima Ener-G! adalah agar dunia sepak bola Indonesia lebih maju, apalagi tahun ini ada ASIAN GAMES. Pak Irwan berharap tim sepak bola Indonesia dapat memenangi ajang tersebut. Pak Irwan ingin PT Sido Muncul bisa menjadi salah satu teladan untuk perusahaan-perusahaan lain untuk turut mendukung sepak bola Indonesia. 
KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Pak Irwan Hidayat, Direktur PT. Sido Muncul

Pak Irwan sempat mengisahkan masa kecilnya yang akrab dengan sepak bola. Jangan membayangkan Pak Irwan kecil dengan teman-temannya memainkan bola dengan material seperti sekarang ini. Pada masa itu, sekitar tahun 50-an Pak Irwan bersama kawan-kawannya memainkan bola kertas. Saya jadi membayangkan, seandainya hujan mengguyur lapangan, tentulah bola mereka langsung rusak dalam sekejap. Ternyata, salah satu kawan sepermainan beliau konsisten di dunia sepak bola sehingga menjadi pelatih PSIS Semarang. 

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Pak Irwan Hidayat bersama kawan-kawan masa kecilnya


Pada kesempatan itu, Pak Irwan Hidayat yang mewakili KukuBima Ener-G! menyerahkan perjanjian kerja sama dengan manajemen dari lima klub. Setelah itu para pemain perwakilan lima klub pun menandatangani bola KukuBima Ener-G!. Mereka adalah Hamka Hamzah dan Beto Goncalves dari Sriwijaya FC. Demerson, Yandi Sofyan, dan Miftahul Hamdi dari Bali United. Marko Simic dan Maman Abdurrahman dari Persija Jakarta. Reva Adi Utama dan Hasim Kipuw dari PSM Makassar. Hadi Abdillah dan Gilang Ginarsa dari PSIS Semarang. Diam-diam saya jadi kepengin ngekloning bolanya buat dibawa ke rumah terus dipamerin di ruang tamu, hehe.
KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Pak Irwan Hidayat bersama jajaran manajemen kelima klub

KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan
Simic menandatangani bola KukuBima Ener-G!

Semoga tujuan KukuBima Ener-G! tercapai. Sepak bola Indonesia akan sampai ke puncak prestasinya di kancah dunia. Dan semangat sportivitasnya terus melintasi keberagaman dan menjadi pemersatu Indonesia.


KukuBima Ener-G! Menggugah Nilai Keragamanan Dalam Persatuan Lewat Sportivitas dan Kepedulian Lingkungan

Kampanye Sungai Citarum

Dalam acara ini, KukuBima Ener-G! mengabarkan mengenai kampanye terbaru mereka, yaitu ingin turut berkontribusi dalam penyelamatan Sungai Citarum

Rupanya, salah satu inspirasi dari kampanye ini karena tergugah oleh usaha Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo beserta anak buahnya yang senantiasa konsisten membersihkan Sungai Citarum. Keadaan air sungai sepanjang 300 Km ini memang telah tercemar parah. Air yang digadang-gadang sebagai sumber kehidupan itu tercemar limbah hingga kadar yang memprihatinkan. Keadaan ini karena menjadi pembuangan limbah rumah tangga, limbah industri dari pabrik-pabrik yang tidak menggunakan IPAI sehingga warna air sungai yang bermuara di Ujung Karawang ini menjadi cokelat kehitaman. 


KukuBima Ener-G! ingin mendukung usaha pemerintah dan Mayjen TNI Doni Monardo untuk mengembalikan keadaan Sungai Citarum seperti dulu kala. Caranya adalah dengan membuat iklan semi layanan masyarakat. Tujuannya ingin menyadarkan dan mengedukasi masyarakat agar melakukan tindakan nyata dengan berhenti membuang limbah ke Sungai Citarum. Karena bagaimanapun, butuh peran serta dari masyarakat luas untuk mewujudkan kebersihan Sungai Citarum. Kepedulian terhadap lingkungan itu harus ditumbuhkan, salah satu jalannya dengan memberikan informasi berulang sehingga menggugah alam sadar. Iklan layanan masyarakat itu rencananya akan dibuat dalam waktu dekat ini dan ditayangkan pada bulan April mendatang. Semoga tujuan menyelamatan Sungai Citarum mempersatukan berbagai ragam pemikiran dan latar belakang.



Kiranya, KukuBima Ener-G! ingin menggugah nilai keragamanan dalam persatuan lewat sportivitas dan kepedulian lingkungan. Adakah kita akan turut serta?

You Might Also Like

8 komentar:

  1. Waah ide iklan yg bagus edukatif y

    BalasHapus
  2. Wah, bagus banget sampe peduli Citarum. Didukung!

    BalasHapus
  3. Senang sekali bisa ketemu Pengusaha sukses dan para atlet 🌸

    BalasHapus
  4. Keren pisan kampanyenya, bebersih sungai Citarum..
    Sukses deh buat Kukubima yaa..

    BalasHapus
  5. salut dengan inisiatif PT Sido Muncul - Kuku Bima Energi
    semoga niat positif mereka diikuti perusahaan lain demi menjaga lingkungan... Aamiin

    BalasHapus
  6. Ayok ah, kita selamatkan Citarum bersama-sama :)

    BalasHapus
  7. Semoga persepakbolaan Indonesia bisa lebih maju lagi, dengan dukungan kuku bima, ya, Teh

    BalasHapus
  8. Teh itu Bali United nggak ketemu sama Irfan Bachdim kah? kalo aku mau minta foto sekeluarganya dia da, ngefans teambachdim :))

    BalasHapus