Kamis, 13 April 2017

Filled Under:

Cara Sederhana Mencegah Depresi

Share
Cara Sederhana Mencegah Depresi

Saya sering ngalamin, pas lagi di jalan, kok rasanya gampang banget kepancing emosi ya. Apalagi kalau udah denger suara klakson yang bikin telinga serasa bengkak jadi segede gajah. Terus, meskipun cuman dibonceng atau duduk manis di dalam mobil, tetep aja badan kerasa lelah kayak abis lari marathon, ya bolehlah kalau mau dibandingin sama lari ngejar gebetan yang makin dikejar makin gak kejangkau. Apalagi kalau gebetannya Song Jong Ki atau Le Min Ho, udahlah bikin delusional tingkat tinggi 😂

Ternyata hawa-hawa senggol bacok ketika di jalan itu memang dialami banyak orang akibat efek polusi. Jadi gini, paparan polusi udara dalam jangka panjang itu bisa membahayakan kesehatan. Kronologisnya... efek awal terpapar polusi udara adalah pusing, lalu sesak napas, kemudian menimbulkan depresi. Ngeri ternyata ya.

Pada tahun 2015, WHO mencatat lebih dari 300 juta orang menderita depresi. Jumlah itu setara dengan 4,4 persen dari populasi dunia. Jumlahnya bikin mulut spontan mangap bilang 'Wow' dengan nada prihatin. Hampir setengah dari orang-orang tersebut hidup di wilayah Asia Tenggara dan Kawasan Pasifik Barat. Dan lebih bikin miris, ada sekitar 3 juta kematian per tahun akibat terpapar polusi udara, di mana 90 persen kematian banyak terjadi di negara berkembang. Masalah polusi udara ini memang enggak bisa disepelin ya. Di Indonesia sendiri, ditemukan kasus depresi sebanyak 9,1 juta orang alias 3,7 persen dari populasi.

Memang depresi bisa terjadi pada siapa aja. Enggak pandang usia, kasta, dan harta. Depresi menyebabkan kerusakan mental dan mempengaruhi kemampuan orang untuk melaksanakan tugas sehari-hari. Meskipun orang yang depresi tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan tampak 'seperti' normal. Kadang di luarnya terlihat ceria dan baik-baik saja, padahal sebenarnya dalam keadaan depresi. Itulah yang menyebabkan orang depresi kadang sulit dideteksi, tahu-tahu tingkat depresinya sudah tinggi karena enggak cepat ditangani. Umumnya sih pengidap depresi ditandai dengan perasaan yang muram, sedih, sampai tertekan.

Untungnya, depresi yang disebabkan oleh polusi udara bisa dicegah. Caranya pun sederhana loh. Yaitu memakai masker. Ternyata memakai masker yang seolah sepele itu penting buat kita ketika bepergian. Siapa sangka, masker bisa mencegah depresi. 
Mengetahui pentingnya sosialisasi pencegahan depresi dengan masker, dan menghindarkan semakin meluasnya depresi pada masyarakat, Portal Otomotif No. 1 di Indonesia, Mobil123.com dan media online lifestyle Otospirit.com mengadakan kegiatan sosial "mask for bikers". Sebanyak 1.000 masker dibagikan kepada pengguna kendaraan sepeda motor yang melintasi Jalan Radin Inten 2 Buaran, Jakarta Timur.


Cara Sederhana Mencegah Depresi
Acara 'Mask For Bikers' yang diadakan mobil123 dan Otospirit

Kegiatan mask for bikers ini merangkul 15 bikers dari lima komunitas sepeda motor yaitu Journalist N-Max Club, Suzuki GSX Club Indonesia, Ninja Injection Owners, Jakarta Max Owner Club, dan Vario Owner Medias. Mereka membagikan masker di persimpangan Buaran, Jakarta Timur, selama satu jam. Dari jam empat hingga jam lima sore. Aksi bagi-bagi masker ke para pengguna jalan ini berhasil memancing interest pemotor sehingga menyemut untuk mengambil masker. Tampaknya kampanye di hari peringatan 'Kesehatan Dunia' yang jatuh tiap tanggal 7 April ini berhasil menyampaikan pesan mereka untuk mengedukasi para pengguna sepeda motor agar selalu memakai masker guna mencegah depresi. Memang tema hari kesehatan tahun ini adalah fokus pada depresi, yaitu 'Depression: Let's Talk'. 


Cara Sederhana Mencegah Depresi
Aksi pembagian masker memperingati Hari Kesehatan Dunia

Regia Glamouria mengatakan, "Satu hal yang perlu diingat, polusi udara berpotensi mengacaukan pikiran dan merusak kesehatan manusia. Masker sangat bermanfaat bagi pemotor agar terhindar dari polusi saat berangkat ke sekolah, kampus atau tempat kerja."

World Health Organization (WHO) meluncurkan kampanye nuntuk memastikan banyak orang yang terkena depresi di semua negara harus mendapatkan bantuan. 

Semoga saja program itu terlaksana dengan baik ya. Dan pastinya kita sebagai individu harus memulainya dari diri sendiri. Simpel kok, pakai masker ketika berkendara. Kita mulai hari ini? 

3 komentar:

  1. Tiap hari di jalan terpapar polusi pastilah ya bikin kesel, dan kesel itu lama2 jadi stres, bisa jadi depresi. Duh jangan smpai yaa

    BalasHapus
  2. Polusi itu jahat banget deh kalo sampe terhirup. Kepala langsung migrain, mata perih dan bikin distorsi mengemudi.

    Padahal udah pake masker. Pake kacamata pula!

    BalasHapus
  3. Pantes kalau di jalanan bawaannya senewen, itu karena efek polusi yang bisa menimbulkan depresi yak? Memakai masker salah satu untuk pencegahannya ternyata...

    BalasHapus