Tabungan Masih Receh Tapi Pengin Travelling ke Bali? Ini Cara WOW Buat Ngewujudinnya




Siapa sih yang enggak kepengin ke Bali? Daerah di Indonesia yang kuat banget kebudayaannya itu memang punya daya magis sendiri menarik siapa pun untuk menjejakkan kaki ke sana. Sering banget mendengar cerita tentang keunikan dan keindahan Bali dari orang maupun melihat dari layar bikin saya ingin membuktikannya sendiri. Terbayang betapa akan berkesannya petualangan di sana. Tapi niiiih… terus terang aja kalau inget Bali, saya suka agak sebel. Soalnya cinta saya sama Bali bertepuk sebelah tangan. Semacam kalau hubungan tuh ngerasa kehilangan padahal belum memiliki. Tsah! Ceritanya awal tahun 2019 lalu saya ada rencana ke Bali buat liburan, tapi… gagal! Terus bulan November lalu ada rencana lagi, kali ini dalam rangka kerja, anggaplah liburan tapi dibayar, dan… gagal lagi! Sedih akutu…. Apalagi pas bilang ke Mama, respons beliau bikin saya kepengin pindah ke Venus aja. Kata beliau dengan ekspresi lempeng, “Loh, kirain Eva udah pernah ke Bali. Bukannya udah, ya?” Soalnya hampir sekeluarga pernah ke sana. Tahan-tahan-tahan… jangan sirik, jangan sirik XD


SIMILAR POSTS

Percaya, Nggak, Impianmu Ada Dalam Genggaman? Ini Cara Ngewujudinnya!





Pernah enggak sih ketika kamu menatap mata seseorang, kamu ngeliat mata itu berbinar-binar oleh impian. Ajaibnya lagi, saat memandangnya, kamu ikut merasa yakin kalau impiannya itu bakalan terwujud.  Tahu, nggak, siapa orangnya? Coba deh kamu ngaca, kamu bakalan ngeliat salah satu orang yang saya deskripsikan itu ternyata kamu. Tsah! Udah pantes jadi dewi gombal belum? Eh, tapi seriusan loh. Ketika kita menetapkan satu impian, kita mesti yakin bisa menjadikannya nyata. 

SIMILAR POSTS

Review GoClean: Cerita Saya, Studio, dan Babang GoClean



Saya punya kebiasaan setiap kali menulis satu karya, di mana tempat pertama kali saya menuliskannya, di situlah saya mesti menyelesaikannya. Sampai ke detailnya, lho. Semacam pakai meja dan kursi yang mana, jangan gonta-ganti. Setia ya anaknya, hohoho. Apakah itu bisa disebut next level bucin? Eh. Saya dan kembaran memberi istilah puitis untuk kondisi itu: Roh karyanya sudah bersemayam di satu tempat yang kami tetapkan pertama kali menulis itu. Makanya paling sebel kalau di tengah-tengah proses mesti pindah tempat. Ngebangun mood nulisnya jadi ampun-ampunan. Mana ritual mau nulisnya juga ngabisin lebih banyak waktu dibanding waktu nulisnya lagi. Semacam memantau keributan di thread Twitter, berenang-renang di Instagram, dan—dan— udahlah itu ritual ngebangun mood bisa sampai saya bikin ‘Tips cara membuang-buang waktu yang efektif dan efisien’.


SIMILAR POSTS

Kisah Satu Hari Haru Seorang Satpam Honorer


Sumber gambar IG Smartfren


Saeful Maulana tidak mengerti, setelah pengabdian bertahun-tahun bekerja sebagai satpam di salah satu SMP Negeri di Tegal, dia mendapat laporan buruk mengenai kinerjanya. Siapa yang tega melaporkannya? Padahal Saeful merasa selama ini dia sudah bekerja sebaik mungkin. Dia pun tidak pernah mengeluhkan mengenai pekerjaannya. Hubungannya dengan guru-guru maupun para siswa pun terbilang sangat baik. Karena itu siang ketika dia dipanggil oleh kepala sekolah, tidak tebersit dalam pikiran Saeful bahwa dia akan mendapat kabar yang mengubah hidupnya. Saat itu Saeful sedang menggantikan istrinya berjualan di kantin sekolah. Keringat dingin langsung membanjiri tubuhnya saat mendengar kata-kata yang terucap dari kepala sekolah. Bukan sekadar teguran biasa, tapi dia terancam dipecat sebagai satpam honorer.

SIMILAR POSTS

WOW…! Ada Chungha dan ATEEZ di Concert Smartfren!


Don't make me love you
Hayahge ollaon geopum
Wae jakku nareul bomyeo usneunde
Kkumin geol neukkige
Aswiun pyojeongi tto wae ireohge maemdoni

Really freaky bebe kkoin maeum
Doesn't matter what you baby
Hate or love

SIMILAR POSTS