Scarlett Brightly Ever After Series Rangkaian Skincare Aman Untuk Mencerahkan Kulit

Scarlett Brightly Ever After Series Rangkaian Skincare Aman Untuk Mencerahkan Kulit
 

Bulan-bulan ini saya rajin banget nontonin Youtube yang ngebahas tentang skincare. Ada 2 hal yang memotivasi saya mempelajari tentang skincare. Pertama, di usia 30+ ini saya kepengin tetep tampak glowing, minimal kulit terjaga kesehatannya dan nyaman sehingga saya tetap percaya diri untuk ngonten yang memperlihatkan wajah. Soalnya di muka ada beberapa noda cokelat dan bopeng sisa-sisa kejayaan para jerawat. Kedua, anak abege ternyata mewarisi tipe kulit berjerawat saya yang muncul di usia dini. Saya enggak kepengin anak saya mengalami pembully-an karena hal itu seperti pengalaman saya dulu. Hasil dari mempelajari skincare itu saya bagikan pada anak, supaya dia mau mulai merawat wajahnya. 

SIMILAR POSTS

Master Slim Full Body Bakar Lemak dan Remajakan Kulit


Tiap kali beres-beres lemari, ada baju-baju yang saya tatap dengan pandangan kangen. Bukan, bukan soal ada kenangan atau kejadian spesial dengan baju-baju itu. Meskipun memang ada juga sih yang pernah saya pakai dalam peristiwa istimewa. Namun, persoalan yang bikin saya kangen karena saya kepengin pakai baju itu lagi, tapi … udah enggak muat! Maklum, saya jarang beli baju. Palingan setahun maksimal dua kali. Jadi bajunya disayang-sayang banget. Saya biasanya memilih baju yang bikin kelihatan mudaan. Usia yang lagi emas-emasnya alias udah berkepala—ehm!—gini perlu menjaga penampilan supaya tetap percaya diri. Dalam setahun kebelakang, badan saya memang melar. Akar permasalahannya akibat malas berolahraga. Ya, paling-paling seminggu sekali. Padahal di masa pandemic begini penting banget, kan, menjaga kebugaran tubuh. Selain sehat, bentuk tubuh terjaga, dan kulit tetap terlihat remaja.

SIMILAR POSTS

5 Tips Menjadi Content Creator di Rumah

5 Tips Menjadi Content Creator di Rumah


Sejak kecil, saya punya ketertarikan besar pada buku dan film. Menjadi penulis, merupakan impian saya yang tidak pernah pudar, meskipun jarak kelahiran dari satu buku ke buku lain membutuhkan waktu lama. Dalam berproses, saya enggak kepengin setengah-setengah. Jadinya, mau enggak mau, saya berjuang dengan passionate meskipun butuh kesabaran. Beda lagi dengan impian saya menjadi sineas, beberapa kali ditampar kenyataan berhasil membuat saya memutuskan untuk mengubur saja impian itu. Namun, Semesta dengan caranya sendiri mengantarkan saya pada profesi yang tetap mengakomodir impian itu meski dengan cara lain. Jadilah saya menggeluti dunia content creator.

SIMILAR POSTS

4 Tips Bikin Harimu di Rumah Kreatif dan Produktifnya Full Speed

 

4 Tips Bikin Harimu di Rumah Kreatif dan Produktifnya Full Speed

 

Hampir setahun ini kita familiar mendengar istilah work from home. Buat yang terbiasa kerja di kantor, kadang kesulitan membagi waktu kerja di rumah, beda dengan para freelancer yang sistem kerjanya terbiasa remote. Mungkin awalnya kaget-kaget. Loh, ternyata kerja di rumah dengan jam kerja sesuka hati enggak seindah dalam bayangan. Ada banyak hal yang bisa mendistraksi fokus dan kerjaan bisa-bisa malah terbengkalai. Boro-boro produktif, malah bawaannya pengin rebahan terus. Sebagai orang yang berkantor di rumah dan freelancer bertahun-tahun, saya kepengin berbagi tips. 

SIMILAR POSTS

5 Hal Penting Untuk Memutus Rantai Anemia Dalam Kehidupan Kita

Dulu, saya sering banget mengalami pusing migrain sampai muntah-muntah. Sakitnya bisa berhari-hari, dan dampaknya bikin saya enggak bisa ngapa-ngapain. Jangankan untuk kerja atau mengurus rumah, buat meninggalkan tempat tidur saja sudah kewalahan. Hal itu terjadi terutama ketika menstruasi. Ketidaktahuan saya terhadap penyebab migrain berkepanjangan membuat saya menghabiskan banyak pil obat pusing kepala sebelah. Ternyata… penyebabnya adalah anemia. Tampaknya, bukan hanya saya saja yang awam tentang segala hal mengenai anemia ini, sehingga dampaknya salah penanganan. Mengingat efeknya yang cukup mengerikan, kita mesti memutus rantai anemia dalam kehidupan. Mari mengenal anemia dan cara memutuskannya.

SIMILAR POSTS

Menjaga Kebugaran Tubuh Sepanjang Hari dengan Minum Air VIT 8+

 

Tiap kali diminta tampil live, saya selalu deg-degan. Selain karena sering gugup ketika menyampaikan materi, saya juga suka enggak percaya diri dengan penampilan. Maklum sebagai manusia malam garis keras alias tukang bergadang, saya takut terlihat enggak segar. Kulit tampak kering atau berminyak banget, hiks. Soalnya beauty camera enggak bisa dijadikan pahlawan penyelamat saat tampil live begitu. Benar-benar tergantung pada kebugaran tubuh. Bergadang buat saya memang makanan sehari-hari, berbagai aktivitas seperti menulis bahkan berkebun saya lakukan di kala matahari sudah berganti bintang. Namun, bukan berarti pagi, siang, sore tak padat kegiatan. Sejak anak-anak sekolah di rumah, pagi hingga siang sudah pasti mesti mendampingi anak berkegiatan sepaket dengan masak-memasak dan kerjaan domestik lainnya. Belum lagi ikut acara-acara daring semacam webinar atau memenuhi undangan lainnya di waktu siang hingga sore. Jam tidur yang terputus-putus membuat saya mesti ekstra menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Apalagi di masa pandemi begini. 

SIMILAR POSTS

Jaga Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Kesejahteraan Petani Lewat Kolaborasi Bango Pangan Lestari

 

Dulu saya begitu asing dengan bibit, tanah, dan pupuk. Meski masa kecil saya dihabiskan di kampung, hanya ingatan berjalan di pematang sawah ketika perjalanan ke sekolah saja yang tersisa dari persentuhan dengan dunia pertanian. Sempat tebersit pertanyaan, “Kenapa ya ada yang ingin menjadi petani? Apa menyenangkannya menghabiskan waktu di sawah ladang bersama tumbuh-tumbuhan?” Jawabannya baru saya dapat setelah datang kesadaran akan pentingnya bercocok tanam. Betapa kompleksnya perasaan saat merawat tumbuhan: hangat, senang, sedih, khawatir, dan lainnya. Ketika menanam bukan sekadar menebar benih di tanah, tapi mengikat komitmen dengan tanaman itu. Saat malas melanda, saya berusaha mengingatkan diri ada tanaman yang menunggu disiram, mereka tak memilih tumbuh di beranda rumah saya, maka saya harus bertanggung jawab merawat mereka.

SIMILAR POSTS